Cara Memblokir Akses Internet Aplikasi Tertentu Di Komputer
SoftwareBeberapa pengguna sering mencari cara untuk menghentikan software atau aplikasi yang mereka instal agar tidak terus-menerus terhubung ke internet, bagi sebagian orang, hal ini mungkin bukan masalah besar, namun bagi yang lain, hal ini bisa cukup mengganggu, terutama ketika pengembang tidak menyediakan opsi untuk menonaktifkan pengunduhan atau pembaruan otomatis.
Akibatnya, setelah pengguna mengunduh dan menginstal aplikasi, aplikasi tersebut terus memperbarui dirinya setiap beberapa hari, terkadang hanya untuk perubahan visual kecil yang sebenarnya tidak memengaruhi keamanan maupun fungsionalitas, situasi seperti ini bisa membuat frustrasi, dan di titik inilah Firewall Blocker menjadi pahlawan kecil yang mampu menahan aplikasi agar berhenti terhubung seenaknya.
Apa itu Firewall Blocker?
Firewall Blocker adalah mekanisme atau alat yang digunakan untuk mencegah suatu aplikasi melakukan koneksi ke internet, fungsinya adalah membatasi akses jaringan dari dan menuju aplikasi tertentu sehingga aplikasi tersebut tidak dapat mengirim atau menerima data secara online.
Mengapa Fitur Ini Ada?
Fitur seperti Firewall Blocker hadir karena banyak aplikasi yang:
- Melakukan pembaruan otomatis
- Mengumpulkan data penggunaan
- Melakukan pengecekan lisensi
- Terhubung ke server secara rutin tanpa pemberitahuan
Tidak semua pengguna menginginkan proses tersebut, terutama ketika aplikasi tidak menyediakan opsi untuk menonaktifkan koneksi otomatis, oleh sebab itu, diperlukan metode untuk mengendalikan akses internet secara mandiri.
Lalu Bagaimana Cara Mengaktifkan Firewall Blocker Ini Di Windows?
Mengaktifkan fitur pemblokiran aplikasi melalui firewall bawaan Windows sebenarnya memungkinkan, tetapi prosesnya tidak sederhana, pengguna harus membuka menu pengaturan yang tersembunyi, menambahkan aturan baru secara manual, memilih jenis koneksi yang ingin diblokir, lalu menentukan file aplikasi satu per satu, bagi pengguna umum, langkah–langkah tersebut terasa membingungkan karena melibatkan banyak menu teknis dan istilah yang tidak familiar.
Di tengah kerumitan itu, ada satu cara yang jauh lebih mudah, yaitu menggunakan aplikasi Firewall App Blocker, aplikasi ini memanfaatkan firewall Windows yang sudah ada, tetapi menyajikan antarmuka yang jauh lebih sederhana sehingga pengguna tidak perlu membuka atau mengatur rule secara manual. Dengan kata lain, fungsi pemblokiran tetap menggunakan sistem keamanan Windows, namun proses pengaktifannya dibuat jauh lebih praktis melalui aplikasi tersebut.
Apakah Aplikasi Firewall App Blocker Itu Ada?
Ya, aplikasi Firewall Blocker memang ada dan umum digunakan, aplikasi ini dikembangkan oleh Sordum.org dan dikenal karena ukurannya kecil serta antarmukanya yang sederhana.
Kegunaan Firewall App Blocker
Firewall App Blocker (FAB) adalah aplikasi pihak ketiga yang mempermudah pengguna dalam mengelola aturan firewall di Windows, secara teknis, FAB bukan pengganti firewall Windows, tetapi antarmuka yang lebih sederhana dan mudah digunakan.
Kegunaan FAB:
- Memblokir aplikasi agar tidak terhubung ke internet dengan cepat dan mudah.
- Membuat aturan inbound dan outbound secara otomatis.
- Menyederhanakan akses terhadap fitur firewall Windows yang biasanya tersembunyi atau rumit.
- Mengaktifkan atau menonaktifkan aturan firewall dalam satu klik.
- Menyediakan daftar jelas aplikasi mana saja yang telah diblokir.
- Tidak memerlukan instalasi (portable).
Keunggulan dan Kelemahan Firewall App Blocker dibandingkan Firewall Bawaan Windows
Keunggulan:
- Lebih mudah digunakan bagi pengguna umum
- Tampilan lebih sederhana dan terpusat
- Proses pemblokiran jauh lebih cepat
- Tidak perlu membuka banyak menu seperti di Windows Defender Firewall
- Bersifat portable, sehingga dapat dijalankan tanpa instalasi
Kelemahan:
- Tetap bergantung pada sistem firewall Windows
- Fitur lanjutan lebih terbatas dibanding pengaturan manual Windows Firewall
- Karena merupakan aplikasi pihak ketiga, sebagian pengguna mungkin kurang nyaman
- Jika terjadi kesalahan pada FAB, pengguna perlu mengecek rule firewall secara manual
Cara Menggunakan Firewall App Blocker
Setelah mengetahui manfaatnya, kamu bisa langsung beralih ke cara menggunakannya dimana prosesnya sendiri terbilang sederhana, tidak memerlukan konfigurasi panjang, dan seluruh pengaturan akan langsung terhubung dengan firewall Windows, dengan begitu, kamu dapat mengatur aplikasi mana yang boleh atau tidak boleh mengakses internet tanpa harus berurusan dengan menu yang berlapis, nah mari kita langsung ke tutorialnya kali ini:
- Selanjutnya, ekstrak file FAB tersebut, di dalamnya, kamu akan menemukan dua versi: satu untuk x86 dan satu lagi untuk x64, pilih versi yang sesuai dengan bit sistem yang kamu gunakan.
- Setelah diekstrak, jalankan file FAB yang sesuai dengan sistemmu (x86 atau x64).
- Pada antarmuka FAB, kamu akan melihat opsi bernama "Outbound Rules", klik opsi tersebut.

- Sekarang, cari folder tempat data file dari software yang ingin kamu blokir berada.
- Pilih semua file yang ada di dalam folder data tersebut (block seluruhnya), atau jika kamu malas maka seret folder berisi files data software/game yang ingin kamu blokir tepat kedalam firewall app blockernya.
- Selanjutnya, klik "Inbound Rules" lakukan hal yang sama: pilih semua file milik software tersebut, lalu seret dan jatuhkan ke dalam kotak tabel FAB, ulangi langkah ini sebanyak 2x sama seperti apa yang sudah kamu lakukan pada momen "Outbound Rules" tadi.
- Setelah selesai, tutup program FAB, lalu jalankan software yang kamu miliki.
- Enjoy!
Penutup
Dengan memahami cara kerja Firewall App Blocker dan bagaimana aplikasi ini terhubung langsung dengan sistem firewall Windows, kamu kini dapat mengendalikan akses internet setiap software dengan lebih mudah, tidak ada lagi proses konfigurasi yang rumit atau menu berlapis yang membingungkan, cukup menggunakan satu alat sederhana, semua pengaturan bisa dilakukan dengan cepat dan jelas.
Semoga panduan ini membantu kamu menjaga sistem tetap stabil, terkontrol, dan sesuai kebutuhan, jika diperlukan, kamu dapat menyesuaikan kembali pengaturannya kapan saja, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
FAQ Seputar Firewall App Blocker :
- Apakah Firewall App Blocker aman digunakan?Ya
Firewall App Blocker aman selama digunakan sesuai fungsinya. Aplikasi ini hanya membuat aturan di firewall bawaan Windows tanpa memodifikasi sistem secara permanen. - Apakah aplikasi yang diblokir masih bisa digunakan secara offline?
Bisa. Pemblokiran hanya menghentikan akses internet, aplikasi tetap dapat dijalankan selama tidak bergantung pada koneksi online. - Apakah Firewall App Blocker memerlukan instalasi?
Tidak. Firewall App Blocker bersifat portable, sehingga bisa langsung dijalankan tanpa proses instalasi. - Apakah aturan firewall bisa dikembalikan seperti semula?
Bisa. Kamu dapat menghapus atau menonaktifkan rule yang telah dibuat melalui Firewall App Blocker atau langsung dari Windows Firewall. - Apa perbedaan Inbound Rules dan Outbound Rules?
Outbound Rules mengatur koneksi keluar dari aplikasi ke internet, sedangkan Inbound Rules mengatur koneksi masuk dari jaringan ke aplikasi. - Apakah semua aplikasi bisa diblokir dengan FAB?
Sebagian besar aplikasi bisa diblokir, terutama yang berbentuk file.exe, namun beberapa aplikasi sistem Windows mungkin tetap membutuhkan akses tertentu agar sistem berjalan normal. - Apakah FAB bisa digunakan di semua versi Windows?
Firewall App Blocker dapat digunakan di Windows 7, 8, 10, dan Windows 11 selama fitur Windows Firewall aktif. - Kenapa aplikasi masih bisa terhubung ke internet setelah diblokir?
Biasanya karena ada file executable lain yang belum ikut diblokir atau aplikasi menggunakan service tambahan yang perlu diblokir juga.




