Q&A Seputar Blog Putuokane
1. Kapan blog Putuokane dibuat?
Blog Putuokane sebenarnya sudah ada sejak lama, bahkan jauh sebelum era AI seperti sekarang. Blog ini pertama kali dibuat sekitar tahun 2016–2017.
Namun setelah beberapa waktu sempat tidak aktif. Aku sempat mencoba menghidupkannya kembali pada tahun 2024, tetapi domain ini sempat masuk ke daftar blokir karena aku membeli domain tersebut menggunakan cara yang tidak diperbolehkan. Akibatnya domain tersebut sempat lepas.
Untungnya, pada tahun 2025 aku berhasil membeli kembali domain ini dan mulai menghidupkan blog Putuokane secara serius hingga sekarang.
2. Kenapa namanya Putuokane?
Nama Putuokane sebenarnya berasal dari namaku sendiri, yaitu Putu Oka.
Tambahan kata “ne” di belakang bukan bagian dari namaku, melainkan hanya tambahan agar nama domainnya terasa lebih lengkap dan unik.
Selain itu, kata “okane” juga identik dengan bahasa Jepang yang berarti “uang”, sehingga nama ini terasa cukup menarik dan mudah diingat.
3. Apa tujuan dibuatnya blog Putuokane?
Tujuan utama dibuatnya blog ini sebenarnya cukup sederhana, yaitu untuk mencari uang.
Ya, kamu tidak salah membaca. Blog ini memang dibuat bukan semata-mata hanya untuk memberikan ilmu secara gratis.
Sebagai seseorang yang sedang tidak memiliki pekerjaan tetap, membuat blog dan membagikan informasi merupakan salah satu cara bagiku untuk mendapatkan penghasilan. Di balik setiap artikel tutorial yang kamu baca, ada waktu berjam-jam yang aku habiskan untuk mencoba, mencari solusi, dan menulis tutorial tersebut.
Jadi tentu saja aku berharap ada timbal balik dari usaha yang sudah aku lakukan.
4. Mengapa blog Putuokane identik dengan tutorial yang sangat detail?
Sebagian besar orang yang datang ke blog ini biasanya memang sedang mencari tutorial, bukan sekadar membaca teori.
Contohnya ketika seseorang mencari “tutorial instal ulang Windows”, kemungkinan besar orang tersebut sudah tahu apa itu instal ulang dan tujuannya. Yang mereka butuhkan adalah langkah-langkahnya.
Itulah alasan mengapa blog Putuokane lebih fokus pada tutorial yang benar-benar bisa langsung dipraktikkan.
Lalu kenapa penjelasannya sangat detail?
Karena banyak pengguna komputer yang masih awam dan sering kesulitan mengikuti tutorial yang terlalu singkat. Walaupun sudah ada gambar, tanpa penjelasan yang jelas mereka tetap bisa kebingungan.
Dengan penjelasan yang lebih detail dan langkah demi langkah, pengunjung bisa mengetahui sudah sampai di tahap mana mereka berada, sehingga lebih mudah mengikuti tutorial sampai selesai.
5. Template blog Putuokane terasa agak berat. Kenapa tidak diganti saja?
Sebenarnya blog Putuokane sudah berkali-kali mengganti template, bahkan mungkin sudah puluhan kali mencoba berbagai tema yang berbeda.
Namun sebagian besar template yang dicoba memiliki beberapa masalah, misalnya:
- Gambar yang disisipkan memiliki jarak terlalu jauh dari teks meskipun tidak diberi spasi
- Sistem komentar yang kurang nyaman digunakan
- Tampilan halaman utama yang kurang sesuai dengan yang aku inginkan
Akhirnya template yang sekarang digunakan adalah yang paling cocok dengan kebutuhan blog ini.
Lagipula, template tidak selalu menentukan apakah sebuah blog bisa terindeks di mesin pencari atau tidak. Pada akhirnya, kualitas artikel tetap menjadi faktor utama.
6. Apakah blog Putuokane memiliki channel YouTube?
Ya, aku juga memiliki channel YouTube yang masih aktif sampai sekarang.
Namun frekuensi upload di YouTube memang tidak sesering ketika menulis artikel di blog.
7. Kenapa tidak fokus ke YouTube saja?
Alasannya cukup sederhana: aku lebih nyaman menulis daripada berbicara di kamera.
Dengan menulis di blog, aku hanya perlu melakukan screen capture dan menjelaskan setiap langkah secara detail melalui teks.
Selain itu, membuat video tutorial biasanya membutuhkan proses tambahan seperti merekam suara, editing video, dan lain sebagainya.
Memang benar bahwa proses indexing artikel di Google terkadang sangat lama, bahkan tidak semua artikel bisa langsung muncul di pencarian.
Namun aku percaya bahwa pada akhirnya akan selalu ada orang yang menemukan artikel di blog ini, entah melalui Google, pencarian gambar, forum, atau bahkan dari website orang lain.
Dan jika kamu sekarang sedang membaca artikel ini, mungkin kamu adalah salah satu orang yang berhasil menemukan blog ini setelah mencari informasi yang kamu butuhkan.
8. Mengapa Sering Mengupdate Artikel Di blog? Memang Apa Bagusnya Ngeblog Dibandingkan Membuat Konten Di YouTube?
Sebenarnya aku lebih sering membuat artikel baru daripada mengupdate artikel lama. Namun terkadang ada beberapa artikel lama yang juga aku update, biasanya hal ini aku lakukan jika memang ada versi terbaru dari tutorial tersebut. Jadi aku hanya perlu memperbarui isi artikelnya agar tetap relevan dan up to date.
Nah disinilah salah satu kelebihan ngeblog dibandingkan membuat konten di YouTube. Ketika menulis di blog, aku bisa dengan mudah mengedit kembali tulisan yang sudah pernah aku publish. Aku juga bisa memodifikasi isi artikel tersebut jika ada perubahan atau tambahan informasi baru.
Berbeda dengan YouTube, karena ketika sebuah video sudah diupload kita tidak bisa mengedit isi videonya. Yang bisa dilakukan biasanya hanya menghapus video tersebut lalu mengupload video baru.
Tentu saja cara tersebut cukup merepotkan. Apalagi jika tutorial yang sama terus diperbarui versinya, bisa saja nanti ada banyak video dengan topik yang sama namun versi berbeda. Hal ini justru bisa membuat penonton menjadi bingung ketika mencari tutorial yang sebenarnya mereka butuhkan.