Cara Merapikan Icon Desktop Secara Otomatis di Semua Versi Windows (Aplikasi, Dokumen, dan File Jadi Lebih Rapi)

Cara Merapikan Icon Desktop Secara Otomatis di Semua Versi Windows (Aplikasi, Dokumen, dan File Jadi Lebih Rapi)


Pernahkah kamu mendapatkan suatu insiden dimana icon shortcut milikmu berantakan atau entah mengapa secara tiba-tiba berantakan setelah kamu melakukan pembesaran icon pada desktop? nah itu bisa terjadi jika kamu memang membesarkannya dengan mode scroll mouse, jadi ukuran icn shortcut akan menjadi lebih besar atau kecil dan mempengaruhi tempat atau tata letak icon shortcut tersebut.


Lalu kamu bisa saja menempatkan icon shortcut dengan sembarangan dan membuat tampilan desktopmu menjadi berantakan, nah tentunya kamu pasti akan merasa bingung jika ada beberapa aplikasi harian milikmu yang tiba-tiba seolah menghilang karena kamu menempatkannya secara acak, itu akan sangat merugikan kamu.

Nah jadi pada kesempatan kali ini aku akan memberikan sebuah tutorial bagaimana caranya untuk memerbaiki tata letak icon shortcut pada desktop secara otomatis, nah bagaimanakah tutorialnya? langsung saja ikuti tutorialnya kali ini.

Tutorial:

  1. Pada langkah pertama ini pastikan kamu telah mendownload aplikasinya di sordum.org.
  2. Nah jika sudah maka extract files yang telah kamu download tersebut.



  3. Disini akan ada 2 files, pastikan kamu menggunakan files yang sesuai dengan bit pada laptop atau komputer milikmu agar berhasil, jika kamu tidak tau berapa bit pada laptop atau komputer milikmu maka kamu bisa melihat tutorial Cara Mengetahui Versi Bit Laptop Atau Komputer.



  4. Nah jika sudah mengetahui berapa bit laptop atau komputer milikmu, maka disini jalankan aplikasinya dengan cara click kanan lalu pilih "Run As Administrator".



  5. Nah disini click tombol "Yes".



  6. Nah jika aplikasinya sudah terbuka, disini kamu bisa melihat kotak yang aku tandai tersebut, itu merupakan resolusi layarmu dan juga berapa banyak jumlah icon yang tersedia pada desktop milikmu.



  7. Maka sekarang rapikan terlebih dahulu icon-icon tersebut secara manual, intinya rapikan terlebih dahulu pada desktopmu, tata ulang dan kali ini lebih rapi.
  8. Jika sudah kamu rapikan maka sekarang click tombol berisi logo disket pada aplikasi yang telah kamu buka tersebut.



  9. Nah disini tunggu beberapa menit hingga tulisan "Please wait.." yang aku tandai ini menghilang.



  10. Sekarang cobalah untuk membuat icon-icon shortcut ataupun files pada desktop berantakan atau tempatkan files tersebut menjadi tak teratur (jangan masukan files apapun yang ada pada desktop kedalam folder atau memindahkannya diluar desktop termasuk ke tempat sampah atau recycle bin).
  11. Jika sudah maka double click tulisan yang aku tandai tersebut hingga muncul tulisan "Please wait.." itu lagi. 



  12. Jika sudah maka harusnya files atau icon-icon yang berantakan tersebut akan kembali ke tempat semula dimana mereka berada.

Penutup


Nah sangat amat mudah dan simpel, akan tetapi bagaimana jika files yang telah di pindahkan alias files tersebut sudah tak berada didesktop entah masuk tong sampah recycle bin ataupun masuk kedalam folder bahkan partisi?

Sayangnya ini bukanlah deepfreeze yang dapat kembali ke sediakala meskipun files folder yang tak di inginkan sudah dihapus sebelumnya, memang fungsionalitasnya sama, akan tetapi ini hanya bisa dipakai pada halaman utama yaitu beranda desktop saja, yang terlihat pada desktop, jika files tersebut dimasukan kedalam folder maupun recycle bin maupun dipindahkan kedalam partisi, itu tak akan bisa kembali ke desktop meski kamu memencet tulisan pada aplikasi tersebut berkali kali.

Nah symbol disket tersebut berfungsi untuk menyimpan hasil rekaman dari letak icon - icon yang sudah kamu rapikan tersebut. jadi kamu hanya cukup merekamnya sekali saja.
Cara Download di Turbobit.net Tanpa Redirect dan Iklan Mengganggu (Update)

Cara Download di Turbobit.net Tanpa Redirect dan Iklan Mengganggu (Update)


Turbobit adalah sebuah website file hosting gratis dimana pengunjung dapat menempatkan file mereka di website ini, apakah mereka ingin membagikannya atau mendownloadnya nanti.


Turbobit sendiri tidak lekang oleh waktu, website ini mungkin adalah website yang paling lama berjalan dari website shared hosting yang banyak bermunculan saat ini, website turbobit sangat bagus untuk digunakan jika kamu ingin menyimpan file.

Nah pada kesempatan kali ini aku tidak akan mengajak kamu untuk mengupload file di turbobit tetapi aku akan memberikan tutorial sederhana bagaimana cara mendownload di website yang satu ini. nah bagaimana tutorialnya, langsung saja ikuti tutorial kali ini.

Tutorial :

  1. Pada langkah pertama ini, pastikan kamu sudah berada di halaman tautan turbobit yang kamu miliki.
  2. Jika sudah, di sini scroll ke bawah dan click tombol "Regular Download".



  3. Disni harusnya kamu akan dibawa ke halaman selanjutnya, tab halaman iklan akan muncul namun kamu tidak akan masuk kedalam tab halaman iklan.
  4. Nah jika kamu sudah berada pada tab halaman ini, scroll kebawah sampai kamu melihat kotak tabel verifikasi cloudflare, pastikan sudah tercentang hijau, jika belum tercentang maka klik kotak centang tersebut hingga tercntang hijau.




  5. Jika sudah tercentang hijau maka klik tombl "Download" berwarna hijau tersebut.



  6. Maka harusnya akan muncul sebuah timer hitung mundur, disini tunggu hingga menghilang dengan sendirinya.



  7. Nah disini akan muncul tombol "Download".



  8. Maka kamu akan dibawa ke tab halaman terakhir, disini tunggu hingga files yang ingin didownload muncul.



  9. Nah jika tidak kunjung muncul juga, maka klik tulisan "Try again" berwarna orange tersebut.



  10. Enjoy.


Penutup


Itulah tutorial sederhana cara download file di Turbobit dengan mode Regular Download. Meskipun terlihat agak berbelit karena adanya iklan dan verifikasi, kalau sudah terbiasa sebenarnya langkah-langkahnya cukup mudah diikuti.

Pastikan kamu selalu menunggu proses timer dan tidak terburu-buru mengklik tombol yang tidak diperlukan, supaya file bisa terunduh dengan benar. Jika gagal, cukup ulangi dari tombol “Try again” sampai berhasil, semoga tutorial ini membantu dan selamat mencoba.
Cara Memunculkan Kotak Konfirmasi Saat Menutup Banyak Tab di Mozilla Firefox Agar Tidak Kehilangan Halaman Penting

Cara Memunculkan Kotak Konfirmasi Saat Menutup Banyak Tab di Mozilla Firefox Agar Tidak Kehilangan Halaman Penting


Pernahkah kamu menjelajah internet menggunakan browser mozilla firefox mengalami hal yang tidak mengenakan? pasalnya ketika kamu membuka semua tab dan tiba-tiba kamu tidak sengaja menekan tombol close/exit pada browser mozilla firefox. semua tab penting yang sedang kamu buka menghilang dan kamu terpaksa membukanya kembali?


Nah kali ini aku akan memberikan sebuah tutorial. yang mungkin bisa menjadi tutorial pencegahan bagi kalian yang tidak sengaja atau lupa masih membuka browser Mozilla Firefox untuk browsing. nah bagaimana tutorialnya? langsung saja ikuti tutorial kali ini :

Tutorial:

  1. Pertama, pastikan kamu memiliki browser Mozilla Firefox versi terbaru.
  2. Sekarang buka browser Mozilla kamu.
  3. Sekarang pada halaman utama browser Mozilla. disini click simbol strip 3 yang aku beri tanda warna hitam.


  4. Disini akan muncul daftar tab menu. disini pilih "Settings".



  5. Sekarang kamu seharusnya sudah berada di halaman pengaturan.
  6. Disini scroll ke bawah sedikit maka kamu akan melihat kotak centang "Confirmation before closing multiple tabs" atau "konfirmasi sebelum menutup banyak tab" nah disini click sampai kotak centang berwarna biru "Confirmation before closing multiple tabs".



  7. Nah jika sudah maka sekarang cobalah untuk menutup/menutup/keluar dari mozilla firefox dengan banyak tab sekaligus dengan menekan tombol keluar browser. akan muncul tab notifikasi seperti gambar di bawah ini.



  8. Jika sudah maka enjoy.

Penutup


Nah mudah bukan ? tentu saja sangat mudah, jadi aku membuat tutorial ini karena mungkin banyak sekali pengguna yang membuka lebih dari puluhan tab atau halaman di Mozilla Firefox. namun mereka tidak sengaja menekan tombol "X" pada browser Mozilla Firefox dan biasanya sebelum cara ini diterapkan semua tab yang ada di browser tersebut menghilang alias tertutup/tertutup secara langsung, dan pada saat dibuka kembali halaman yang sudah dibuka tersebut menghilang lagi dan tidak bisa dikembalikan lagi.
Cara Menggunakan Flashdisk untuk Login Windows Semua Versi (Aman & Mudah)

Cara Menggunakan Flashdisk untuk Login Windows Semua Versi (Aman & Mudah)


Jika kamu adalah orang yang lalai atau tidak ingin ribet namun ingin mengamankan laptop atau komputer kamu dari kerabat/keluarga maka tentu saja kamu bisa dengan mudah mengunci laptop atau komputer milikmu.


Nah cara mengunci yang satu ini terbilang cukup unik karena kamu membutuhkan flashdisk untuk menjadi kunci agar laptop atau komputer yang sudah kamu terapkan sistem ini bisa dibuka.

Dengan cara ini kamu juga tidak perlu mengingat-ingat password lagi, cukup masukkan (colokkan) flashdisk tersebut ke dalam laptop/komputer maka laptop atau komputer akan terbuka kuncinya secara otomatis. 

Nah bagaimana caranya ? langsung saja ikuti tutorial di bawah ini ya guys, nah bagaimana tutorialnya ? mari kita bahas bersama di bawah ini :

Tutorial:

  1. Pada langkah pertama ini, pastikan kamu telah mendownload software Rohos Logon Key terlebih dahulu.
  2. Setelah itu ekstrak file yang telah kamu download tersebut. 
  3. Disini itu instal softwarenya seperti biasa. 
  4. Disini pastikan kamu telah menyiapkan flashdisk dan colokkan langsung flashdisk tersebut ke laptop/komputer.
  5. Jika sudah selesai di install maka buka software Rohos Logon Key pada desktop. 
  6. Nah jika sudah terbuka, maka disini klik tulisan "Setup Authentication Key".

     
  7. Disini pada kotak kolom pertama pastikan kamu mengaturnya menjadi "USB Flash Drive".
  8. Pada kotak kolom ke-2 ini biarkan saja kosong, jangan diisi. 
  9. Sekarang klik tombol "Setup the Key". 



  10. Setelah selesai, masuklah ke menu utama Rohos Logon Key.
  11. Disini klik menu "Opsi" atau "Option".


     
  12. Harusnya sebuah tabel akan terbuka, pada kotak kolom pertama pilih "Lock Computer". Kemudian pada kotak kolom kedua pilih "For an y user".
  13. Kemudian disini klik tombol "Ok". (Nah pengaturan ini akan membuat fitur flashdisk menjadi fungsi kunci, ketika flashdisk dipasangkan maka flashdisk akan membuka kunci laptop/komputer dan jika flashdisk dilepas maka laptop akan mengunci laptop/komputer). 



  14. Nah jika kamu telah mengikuti semua proses di atas, kamu sekarang dapat keluar dari software ini. 
  15. Sekarang kita akan menonaktifkan mode password windows, di sini klik tombol berlogo windows dan tombol R secara bersamaan pada keyboard.
  16. Sekarang akan muncul kotak tabel "run", disini ketik kata "gpedit.msc" tanpa tanda petik dua, nah setelah itu tekan tombol "enter" pada keyboard atau tombol "ok" pada kotak tabel run. 
  17. Akan muncul kotak tabel local group policy, nah disini kamu tinggal klik saja folder dengan nama di bawah ini, pastikan untuk mengikutinya. 

    Computer Configuration -> Windows Settings -> Security Settings -> Local Policies -> Security Options

  18. Jika sudah sampai pada folder "Security Options" disini cari file "Interactive logon: Do not show last username" atau "Interactive logon: Do not show last username when sign-in"
  19. Jika sudah ketemu, buka file tersebut dengan cara klik dua kali pada file tersebut. 
  20. Di sini pilih "Enable" Setelah itu klik tombol "Apply" dan terakhir klik tombol "Ok".
  21. Jika sudah maka enjoy.

Penutup


Sekarang kamu dapat menguji fitur kunci yang telah kamu atur, kamu dapat me-restart laptop/komputer kamu terlebih dahulu untuk mencobanya.

Nah misalnya kamu tiba-tiba berubah pikiran dan ingin menghapus kunci tersebut, maka kamu bisa mencari "Interactive logon: Do not display last user name" pada Local Group Policy jika kamu kesulitan menemukannya maka ikuti saja tutorial di atas, lalu setelah itu atur kembali software yang satu ini, kemudian disini masuk ke menu 'Setup authentication key' terlebih dahulu. 

Kemudian akan ada tombol "Disable", klik tombol disable tersebut maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini:



jika sudah, klik tombol "Yes" pada notifikasi, nah mungkin itu saja tutorial kali ini, jika bermanfaat bagi kamu maka kamu bisa membagikan tutorial ini kepada teman/sahabat atau saudaramu.
Kotak Komentar Blog Tidak Bisa Mengirim Komentar? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Secara Lengkap

Kotak Komentar Blog Tidak Bisa Mengirim Komentar? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Secara Lengkap


Sebelum membicarakan kerusakan yang sering terjadi, penting terlebih dahulu memahami apa yang dimaksud dengan kotak komentar serta peranan yang dimilikinya dalam sebuah blog, setelah pemahaman tersebut jelas, barulah dapat ditelusuri penyebab mengapa fitur ini terkadang mengalami gangguan dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.


Apabila penyebab sudah ditemukan, langkah berikutnya adalah menelaah dari sisi mana sumber permasalahan itu muncul, apakah dari sistem Blogger itu sendiri atau dari penggunaan template yang tidak lagi sesuai, ketika sumber masalah sudah teridentifikasi, tentu hal yang paling dibutuhkan adalah cara untuk memperbaikinya sehingga kotak komentar dapat kembali digunakan dengan normal.

Dan pada akhirnya, tidak kalah penting untuk mengetahui pada saat-saat seperti apa gangguan ini biasanya terjadi, agar pemilik blog dapat lebih siap dalam mengantisipasi masalah serupa di kemudian hari.

Apa Itu Kotak Komentar Blog?

Kotak komentar blog adalah fitur bawaan Blogger yang memungkinkan pembaca berinteraksi langsung dengan penulis, melalui komentar, pengunjung bisa memberikan kritik, saran, pertanyaan, atau sekadar apresiasi terhadap artikel yang sudah dipublikasikan, bagi blogger, fitur ini juga menjadi sarana untuk membangun kedekatan dengan pembaca dan mengetahui bagian mana dari konten yang belum dipahami.

Kenapa Kotak Komentar Bisa Rusak?

Banyak blogger mengeluh kolom komentar mereka tidak berfungsi dengan baik, penyebab utama biasanya bukan karena server Google down, melainkan karena custom template yang digunakan, template lama sering kali tidak kompatibel dengan update terbaru Blogger, google sendiri rutin memperbarui sistem agar lebih aman dan minim bug, sehingga template yang jarang diperbarui akan tertinggal dan menimbulkan error, salah satunya pada kotak komentar.

Dimana Sumber Masalahnya?

Sumber masalah paling sering ada pada kode template, custom template pihak ketiga kadang memakai script lama yang tidak lagi didukung Blogger, alhasil, kolom komentar tidak muncul, tidak bisa diklik, atau tidak bisa mengirimkan komentar, jadi, jika kotak komentar rusak, langkah pertama adalah memeriksa template yang digunakan.

Kapan Masalah Ini Terjadi?

Kerusakan kotak komentar biasanya terjadi setelah ada update dari Blogger atau saat menggunakan template lama yang tidak pernah diperbarui, sedangkan gangguan akibat server Google yang down jarang terjadi, dan jika pun terjadi biasanya tidak berlangsung lama, jadi, jika masalah sudah berlangsung berhari-hari, hampir bisa dipastikan penyebabnya ada pada template blog, bukan server Google.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Untuk mengatasi kotak komentar yang rusak, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, pertama, coba update template ke versi terbaru jika pengembangnya masih aktif, jika ternyata template tersebut sudah tidak diperbarui lagi, sebaiknya ganti dengan template yang lebih modern dan kompatibel, setelah mengganti template, lakukan uji coba dengan memposting komentar untuk memastikan fitur sudah berjalan normal, namun, apabila masalah tetap muncul, kemungkinan besar penyebabnya ada pada server Blogger, dan dalam kondisi ini tidak ada yang bisa dilakukan selain menunggu perbaikan dari pihak Google.

Penutup

Kotak komentar blog memegang peranan penting sebagai jembatan interaksi antara penulis dan pembaca, jika fitur ini rusak, penyebab paling umum biasanya terletak pada template lama yang tidak lagi kompatibel dengan pembaruan sistem Blogger, solusi paling efektif adalah memperbarui template ke versi terbaru atau menggantinya dengan template modern yang lebih sesuai, dengan begitu, kotak komentar dapat kembali berfungsi normal dan pengalaman pembaca dalam berinteraksi di blog pun tetap terjaga, pada akhirnya, menjaga blog tetap up to date adalah kunci untuk meminimalkan gangguan teknis di masa depan.
Cara Memasang Script Anti Copy Paste (Anti COPAS) di Artikel Blog Agar Konten Tidak Mudah Dicuri

Cara Memasang Script Anti Copy Paste (Anti COPAS) di Artikel Blog Agar Konten Tidak Mudah Dicuri


Blog yang 100% artikelnya unik sangat-sangat penting untuk dipertahankan. tentu saja banyak sekali orang yang ingin menjatuhkan blog kita, menduplikasi dengan cara mengcopy paste semua konten yang ada di blog yang kita miliki.

Akibatnya artikel yang kita buat tidak 100% unik lagi, ada berbagai blog spam yang sampai saat ini selalu melakukan copy paste artikel di blog berkualitas, efeknya jangka panjang dan tentu saja bisa mempengaruhi SEO.


Memang apa yang aku sampaikan tidak menjamin hal itu akan terjadi, namun apakah kamu hanya menunggu sampai hal itu terjadi pada kamu ? nah tentu saja kamu bisa mencegahnya terlebih dahulu dari awal sebelum kamu menggunakan metode konten hak cipta DMCA, dan tentu saja dengan menerapkan cara-cara yang akan aku berikan ini aku berharap artikel yang sudah kamu kerjakan dengan susah payah tidak ada yang mencurinya atau mengambil tanpa seijin milikmu.

Nah pada kesempatan kali ini. aku akan memberikan tutorial bagaimana cara memasang script anti copy paste di blog milikmu. jadi kamu tidak perlu repot-repot lagi untuk menjaga puluhan bahkan ratusan artikel yang sudah kamu ketik dengan susah payah menjadi unik, maka tanpa basa-basi lagi mari kita mulai :

Tutorial:

  1. Pada langkah pertama ini, pastikan kamu sudah masuk ke akun blogger milikmu.
  2. Jika sudah, sekarang buka menu "Layout".
  3. Nah di sini pada sidebar blog. click "Add Gadget".
  4. Maka beberapa menit kemudian akan muncul kotak tabel. disini pilih "HTML/Javacript".
  5. Sekarang salin semua kode di bawah ini dan tempelkan tepat di kotak kolom besar , jika tidak maka pastekan tepat diatas code ]]></b:skin> tanpa tambahan code pembuka <style> dan penutup </style> :

    <style>
    .post-body{
    -webkit-user-select: none;
    -khtml-user-select: none;
    -moz-user-select: none;
    -ms-user-select: none;
    user-select: none;
    }
    pre{
    -webkit-user-select: text;
    -khtml-user-select: text;
    -moz-user-select: text;
    -ms-user-select: text;
    user-select: text;
    }
    kbd{
    -webkit-user-select: text;
    -khtml-user-select: text;
    -moz-user-select: text;
    -ms-user-select: text;
    user-select: text;
    }
    </style> 

  6. Setelah itu click tombol "Simpan"
  7. Nah disini jika sudah selesai di simpan maka sekarang masuk ke menu "THEME"
  8. Di sini click simbol segitiga putih kecil yang mengarah ke bawah. di sebelah tulisan "CUSTOMIZE".
  9. Di sini pilih menu "Edit HTML".
  10. Kemudian tabel kode akan terbuka
  11. Sekarang di sini tempelkan semua kode di bawah ini tepat di atas kode </body> (kamu dapat menemukan kode </body> dengan menekan CTRL + F pada keyboard milikmu)
  12. Sekarang jika kamu mendapatkan kode </body>. kemudian tempelkan kode di bawah ini tepat di atas kode </body> :

    <script>
    <!--
    //Disable right click script - By www.rinahefta.com//
    var message="Function Disabled";
    ////////////////
    function clickIE() {if (document.all) {(message);return false;}}
    function clickNS(e) {if
    (document.layers||(document.getElementById&&!document.all)) {
    if (e.which==2||e.which==3) {(message);return false;}}}
    if (document.layers)
    {document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN);document.onmousedown=clickNS;}
    else{document.onmouseup=clickNS;document.oncontextmenu=clickIE;}
    document.oncontextmenu=new Function("return false")
    // -->
    </script>

  13. Di sini click tombol simpan. dengan logo disket yang kamu tandai kotak biru.



  14. Tunggu beberapa menit dan kode akan tersimpan.

Penutup


Nah tutorial diatas wajib kamu ikuti sampai akhir karena aku sudah memberikan 2 code yang mungkin dapat kamu gunakan. code yang pertama merupakan code dimana pengunjung tidak akan bisa melakukan block sebuah teks/huruf pada isi artikel yang kamu miliki. ini bertujuan untuk mencegah copy paste. 

Nah yang kedua ialah code untuk menghilangkan fitur context menu click kanan ketika melakukannya pada web blog milikmu. jadi orang tidak akan bisa yang namanya melakukan copy ataupun inspect elemen pada web blog yang kamu miliki. ini sangat amat aman sekali kamu gunakan.
Cara Download File di DevUploads Terbaru Tanpa Salah Klik dan Anti Redirect Iklan

Cara Download File di DevUploads Terbaru Tanpa Salah Klik dan Anti Redirect Iklan


DevUploads adalah sebuah website file hosting yang memang digunakan untuk menyimpan file dalam bentuk apapun, jadi jika kamu melihat sebuah file entah itu file dokumen/video/foto/software atau aplikasi dan mungkin software lainnya, maka tentu saja DevUpload adalah tempat untuk menyimpan file-file tersebut.


Sekarang apa tujuannya ? ya tentu saja untuk dibagikan kepada orang-orang yang memang membutuhkan file yang diupload tersebut, apakah itu memungkinkan? Ya tentu saja bisa.

Devuploads sendiri sama seperti website file hosting gratis seperti uploadev, douploads, usersdrive dan sejenisnya dimana para pengguna atau user yang sudah mendaftar (member) dapat menggunakan fasilitas dari website file hosting ini.

Tentu saja keuntungan lain yang bisa didapatkan dari file hosting devuploads selain mengupload file kita dan membaginya adalah dimana kita juga bisa mendapatkan pundi-pundi dollar di website file hosting yang satu ini hanya dengan orang yang mendownload file yang telah kita bagikan, kita bisa mendapatkan uang sebesar $1 per 1000 kali download.

Nah pada kesempatan kali ini aku akan memberikan tutorial bagaimana cara mendownload di website DevUploads yang terbaru, nah bagaimana tutorialnya ? langsung saja ikuti tutorial kali ini :

Tutorial:

  1. Pada langkah pertama ini, pastikan kamu berada di website devuploads melalui url/link yang telah kamu miliki.
  2. Disini gulir/scroll ke bawah, lalu cari tombol "Hasilkan Tautan Unduhan", jika sudah klik tombol tersebut. 



  3. Tunggu sampai tombol "Hasilkan Tautan Unduhan" tersebut berubah menjadi "Menghasilkan Tautan Unduhan" lalu berisi timer hitung mundur dibawahnya, biarkan timer penghitung mundur tersebut sampai ke angka 0.



  4. Maka tombol tersebut akan berubah menjadi "Buka Tautan yang Dihasilkan", klik tombol tersebut.



  5. Disini kamu seolah akan dibawa kembali ke halaman awal, namun faktanya tidak.
  6. Pada tahap ini, scroll kebawah kembali.



  7. Cari tombol "Unduh Sekarang" berwarna biru besar tersebut, kalau sudah didapat maka klik sekali tombol itu.



  8. Tunggu beberapa detik maka harusnya akan muncul tab halaman baru, namun tab halaman baru itu akan menghilang dengan sendirinya dan files yang ingin kamu download akan langsung muncul dan siap untuk didownload (khusus untuk pengguna IDM/ADM dan sejenisnya), namun bagi kamu pengguna google chrome, files yang ingin didownload akan langsung masuk kedalam proses download.



  9. Enjoy.

Penutup


Nah jika sudah maka kamu sudah bisa mendownload file dan bisa mencobanya, tutorialnya cukup sederhana, oh ya, jika kamu melihat halaman iklan yang tiba - tiba pop up menghalangi websitenya seperti ini, kamu cukup menekan tulisan "close" yang tersedia diatasnya, maka iklan tersebut akan menghilang dengan sendirinya atau terkadang ada iklan pop up dengan tulisan tamil/urdu/india, kamu bisa klik tulisan itu tepat diposisi tulisan "close" tersebut.


Dan jika kamu sudah berada pada tahap terakhir namun tiba - tiba kamu menemukan pemberitahuan seperti ini tepat dibawah halamannya, itu artinya kamu sedang mengaktifkan adblock dan itu dilarang di website devuploads, mau berapa kalipun kamu refresh, kamu tidak akan dapat mendownload files yang kamu inginkan pada website ini.



Saran dariku, nonaktifkan adblock khusus pada saat kamu mendownload pada Devuploads ini, pasalnya devuploads tidaK memiliki iklan pop up yang massive, karena website ini sudah memasang iklan google, jadi iklan pop up membuka tab halaman baru tidak ada sama sekali pada website ini, bisa dibilang website ini sangat bersih dari iklan membandel.
Tutorial Cara Membuat Installer Game dengan Fitur Insert to Disk Terbaru (Multi Part Installer Lengkap)

Tutorial Cara Membuat Installer Game dengan Fitur Insert to Disk Terbaru (Multi Part Installer Lengkap)


Installer game adalah sebuah paket software yang dirancang untuk memudahkan pengguna dalam memasang (install) game di komputer atau perangkat mobile, alih-alih memindahkan file satu per satu secara manual, installer akan mengemas seluruh komponen game, seperti file executable, aset visual, audio, hingga konfigurasi, kedalam satu paket terpadu yang dilengkapi dengan panduan instalasi langkah demi langkah, tampilan progress bar, serta opsi pengaturan seperti pemilihan lokasi instalasi dan pembuatan shortcut di desktop.


Manfaat utama dari penggunaan installer game adalah menyederhanakan proses setup yang hanya membutuhkan beberapa kali klik "Next", memastikan semua struktur folder dan dependensi terpasang dengan benar, serta menyediakan mekanisme uninstall yang rapi dan terorganisir.

Nah pada artikel kali ini, aku akan membagikan panduan lengkap mengenai cara membuat installer game yang dilengkapi dengan fitur "Insert Tto Disk 1", "Insert To Disk 2", "Insert To Disk 3", dan seterusnya, fitur ini umumnya digunakan pada installer game berukuran besar yang perlu dibagi menjadi beberapa bagian untuk memudahkan distribusi, baik melalui media fisik seperti DVD maupun dalam format digital yang dibagi menjadi beberapa file terpisah.

Lantas, bagaimana cara membuat installer seperti itu ? yuk, kita bahas secara tuntas melalui langkah-langkah di bawah ini :

  1. Pada langkah pertama ini, pastikan kamu sudah mengunduh bahan-bahan di bawah ini :
  2. Download terlebih dahulu bahan - bahan yang dibutuhkan tersebut.
  3. Jika sudah maka install program Inno Setup terlebih dahulu.
  4. Setelah selesai menginstall, maka ekstrak files "Rinahefta Installer Repack Setup" tersebut.

Installer ini bisa kamu modifikasi sesuai kebutuhanmu, untuk memodifikasinya sangat mudah, namun kamu harus memenuhi beberapa syarat agar proses modifikasi tersebut berhasil :

  1. Jangan pindahkan seluruh files yang ada didalam folder "Corebox Installer" tersebut keluar, ketika kamu selesai ekstrak, cukup pindahkan folder "Corebox Installer"  alias folder luarnya saja, jangan pindahkan keluar khusus untuk file dan folder didalamnya.
  2. agar splash screen, music, dan wallpaper dapat digunakan pada installer, pastikan kamu membuat nama splash screen dengan nama "splash" dengan format .png (ukuran 1280x720), lalu music yang kamu inginkan dengan nama "music" dengan format .mp3 dan wallpaper yang kamu ingin pasang dengan nama "Setup1" dengan format .jpg (dengan ukuran 1280x720), semuanya ditulis tanpa tanda petik dua.
  3. untuk splash screen, tempatkan di dalam folder "Resources", untuk music, tempatkan juga di dalam folder "Resources", dan untuk wallpaper, kamu dapat menempatkannya pada folder "Graphics" -> "Images"
  4. Jika pada saat kamu memindahkannya lalu tiba - tiba ada nama file yang sama, baik file splash screen, music, wallpapernya, timpa saja alias, re-write, alias hapus yang lama dan ganti dengan punyamu.
  5. btw, untuk file iconnya, siapkan 1 buah file icon custom yang kamu inginkan dengan ukuran 50x50, format .ico, lalu tempatkan didalam folder "Graphics", timpa file icon yang lama.

Jika kamu ingin melihat bentuk atau model installernya, kamu bisa membuka folder "Output", disana tepat dibawah folder "Redists" akan ada file "Setup" nah file itulah merupakan file installer custom, tempat itu juga yang akan menjadi hasil akhir dari file custom installer yang telah kamu edit nanti.

Untuk mengedit informasi file seperti nama game, pemilik/publisher game, versi game, ukuran game, warna installer, repacker (nama kamu), membuat jalur aplikasi game agar bisa dibuat shortcut pada desktop, itu diatur pada program "WindosPhone", jadi kamu dapat membuka file "WindowsPhone" tersebut, dan yang dapat kamu ubah merupakan tanda merah yang aku tandai seperti dibawah ini :

[Installer]
Name=Firewatch
Publisher=Campo Santo
Version=1.0.0
Size=4500
;Files=C:\Program Files (x86)\Battlefield 4
Watermark= Jln. Raya Kemang, Jakarta Timur
Autorun=0
;Enter Your Name
Repacker=JejakKursor

[Theme]
;Interface either be in dark or light
;Colors are Originally from OS Windows Phone 8 (01-21)
;21th is pure Red
Image=1
Dark=1
Color=14  (kamu bisa melihat warna lainnya disini)

[Execs]
;Tile Caption|Exec Directory|Exec File|Shortcut Name/Action Name
AppExe1=Firewatch|Firewatch.exe|Firewatch
;AppExe2=Battlefield 4 (64-Bit)||bf4.exe|Play Battlefield(TM) 4 (64-Bit)

Nah yang tidak aku berikan tanda merah dan informasi kode yang tidak aku cantumkan seperti diatas jangan di otak-atik, biarkan seperti itu, informasi tersebut tidak akan keliatan pada program utama, jadi aman.

Untuk menyimpan semua perubahan yang telah kamu lakukan, termasuk perubah yang kamu lakukan diluar windowsphone (seperti mengubah splash screen, music, wallpaper atau icon), kamu bisa masuk ke windowsphone, lalu : 

  1. Pastikan kotak disketnya menyala.
  2. Kemudian klik tombol disket tersebut.
  3. Setelah itu pilih menu "Build" kemudian pilih menu "Compile".

Disini tunggu hingga proses compile selesai, kamu bisa melihat kotak paling bawah yang ada progressbar hijau yang disampingnya ada tulisan "Read Only", itu merupakan prosesnya, pastikan kamu menunggu hingga progressbar hijaunya menghilang.

Nah jika sudah maka kamu dapat mengecheck folder Outputnya untuk bisa ditest apakah installernya sudah mengalami perubahan sesuai dengan apa yang kamu ingin kan atau belum.

Bagi kamu yang ingin membuat installer tersebut dapat menginstall setup-1.bin/setup1.bin/data1.bin lalu setup-2.bin/setup2.bin/data2.bin pada momen berbeda, kamu dapat membuka file "Archives" yang telah aku sisipkan didalam folder "CorePack Installer", harusnya kamu sudah melihatnya dari awal.

File itu bentuknya notepad, meski begitu tentu saja file itu sangat penting, tujuan file itu ialah untuk mengatur munculnya pemberitahuan "Insert To Disk" ketika file yang diminta tidak ada disekitar file "setup" custom yang telah kamu buat.

Jadi jika kamu membuka file "Archives" tersebut dan kamu amati dengan teliti, kamu akan melihat, setiap file setup bin yang kamu miliki itu memiliki 2 baris perintah didalam file "Archives" itu.

Jadi seperti file setup-1.bin itu memiliki perintah :

if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-1.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 25, ExpandConstant('{src}\setup-1.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;

Nah perintah pada baris pertama merupakan perintah yang digunakan untuk memunculkan kotak tabel "Insert To Disk" ketika file setup-1.bin yang diminta tidak ada disekitar file "setup" custom yang telah kamu buat, anggaplah file setup custom mu itu ada didalam folder "output" namun file "setup-1.bin" yaitu data dari hasil pecahan data gamenya ada pada desktop, setup custom mu akan bingung pada saat instalasi, dia seolah akan bilang begini : 

"sebentar, setup-1.bin dimana? aku tidak melihatnya" 

maka setup custom bakal ngeluarin sebuah perintah, dan perintah itu merupakan perintah baris pertama, yaitu "Insert To Disk"

lalu baris kedua itu apa? jadi baris kedua itu merupakan perintah untuk melakukan proses ekstrak file setup-1.bin, jadi aku beri contoh lagi : 

ketika perintah baris pertama muncul dan kamu mengarahkannya ke data-1.bin pada desktop, maka setup custom mu akan melakukan perintah kedua, karena dia sudah tau letak lokasinya berkat bantuanmu, maka dia akan melakukan proses ekstrak sesuai baris perintah kedua.

Nah pada baris perintah kedua ini, ada sebuah angka yaitu 0,25, itu angka apa?

Jadi itu merupakan angka progressbar, jika kamu melakukan proses instalasi sampai tahap akhir pada installer custom tersebut, kamu akan melihat sebuah kotak progressbar berwarna kuning diakhir dimana kotak progressbar itu akan terisi sedikit demi sedikit, nah itulah yang dinamakan progressbar atau bar proses.

Nah apa hubungannya dengan angka 0,25 ini? jadi angka 0,25 ini merupakan nilai yang bisa kamu masukan, jadi cara pakainya seperti ini : jika kamu memiliki 4 file setup bin (setup-1.bin/setup-2.bin/setup-3.bin/setup-4.bin) dan ke 4 file setup bin ini memiliki ukuran yang sama, kamu dapat memberikan angka 0,25 disetiap baris keduanya, maka akan didapatkan hasil 0,100, angka 100 itu merupakan 100% dalam progressbar, yang mana angka itu merupakan angka final dari berakhirnya proses instalasi game pada setup custommu.

Lalu jika aku punya satu setup bin saja bagaimana? 

kamu hanya perlu menyisakan 2 baris perintah, baris perintah insert to disk dan baris perintah proses instalasi, pastikan kamu mengetik setup-1.bin pada 2 baris tersebut, seperti dibawah ini :

if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-1.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 100, ExpandConstant('{src}\setup-1.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;

Lalu masukan angka 0,100 karena hanya ada 1 setup.bin tepat pada baris kedua.

Dan jika ada 2, maka tambahkan 2 baris lagi dibawahnya, lakukan hal yang sama namun sesuaikan dengan setup-2.bin milikmu.

if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk 2 To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-2.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 100, ExpandConstant('{src}\setup-2.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;

Nah maka hasilnya akan seperti dibawah ini, perhatikan baik - baik, amati dengan teliti.

if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-1.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 50, ExpandConstant('{src}\setup-1.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;
if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk 2 To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-2.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 50, ExpandConstant('{src}\setup-2.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;

Nah kamu dapat melihat keseluruhannya bukan, disini aku memberikan nilai 0,50 di masing - masing baris kedua karena hanya ada 2 setup bin, maka jika dijumlahkan akan mendapatkan angka 0,100.

Lalu perbedaan pada 2 baris pertama dan 2 baris kedua, 2 baris pertama khusus untuk setup-1.bin, 2 baris kedua khusus untuk setup-2.bin

Oh okey aku mengerti, jika aku punya 5 file setup bin, dan file setup bin ukuran paling besar ada di setup bin ke 3, maka aku harus memberikan lebih besar nilainya pada setup bin ke 3 namun tetap jumlah seluruhnya harus 0,100, apa benar begitu?

YA! tepat sekali! dengan begitu progressbar tidak akan menjadi rusak seolah - olah prosesnya sudah selesai namun installer masih terbuka dan faktanya masih dalam proses instalasi, itulah tujuannya.

Kira - kira begini :

if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-1.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 15, ExpandConstant('{src}\setup-1.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;
if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk 2 To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-2.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 15, ExpandConstant('{src}\setup-2.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;
if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk 3 To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-3.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 40, ExpandConstant('{src}\setup-3.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;
if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk 4 To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-4.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 15, ExpandConstant('{src}\setup-4.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;
if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk 5 To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-5.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 15, ExpandConstant('{src}\setup-5.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;

Disini, kamu bisa lihat, untuk setup bin yang ke 3, aku memberikan 0,40 karena ukurannya paling besar dari setup bin yang lain, dan tentu saja aku memberikan angka 0,15 untuk sisanya karena ukuran file datanya jauh lebih ringan dari setup bin ke 3, namun tentu saja, meski dijumlahkan mendapat 0,100, jika 4 file mu berukuran 4/3 GB, pastikan kamu menaikan angkanya sedikit dan tetap pastikan seluruh angka yang kamu berikan jika dijumlahkan menjadi 0,100 pas.

jadi kamu sudah mengerti kan sekarang? 

Nah jika sudah maka sekarang klik menu "File" pada pojok kiri atas lalu pilih "Save" untuk menyimpan hasilnya.

Sekarang kamu bisa kembali masuk kedalam file "WindowsPhone", lalu lakukan proses simpan terlebih dahulu, kemudian pilih "Build" setelah itu "Compile" untuk mengupdate file setup bin custom mu.

Penutup


Sebenarnya tutorial ini sedikit rumit karena aku menyadari bahwa jika aku meringkas semua isinya, kamu tidak akan mengerti sama sekali, jadi aku membuat tutorial ini sedetail mungkin dan aku berharap kamu semua (pembaca) memahami tutorial ini.

Nah yang harus kamu ingat ialah, ketika kamu sudah merubah sesuatu, kamu harus menyimpannya dengan cara klik disket yang sudah aku katakan berkali-kali seperti tutorial di atas plus compile, ketika sudah ter-save maka file-file tersebut sudah tersimpan, ketika sudah di compile maka artinya file-file yang sudah kamu rubah baik itu di luar windowsphone seperti file gambar, musik, atau icon atau di dalam windowsphone itu sendiri seperti merubah beberapa informasi yang ada di dalam windowsphone, itu semua akan di compile alias digabung jadi satu dan hasilnya bisa kamu coba di folder output.
Cara Mengatasi Windows Terkunci di Emergency Logon Akibat Rohos Logon Key Tanpa Kehilangan Data

Cara Mengatasi Windows Terkunci di Emergency Logon Akibat Rohos Logon Key Tanpa Kehilangan Data


Jika flashdisk yang kamu gunakan tersebut tiba-tiba tidak dapat dipakai untuk membuka akses windows yang terkunci menggunakan software Rohos Key Logon seperti pada gambar dibawah ini, maka kamu tentu berada pada artikel yang tepat.



Pasalnya pada kesempatan kali ini aku akan memberikan tutorial bagaimana cara mengatasinya, nah sebelum kita ke langkah selanjutnya, akan aku jelaskan sedikit mengapa kamu tetap terkunci meskipun kamu telah mencolokan flashdisk yang berisi kunci Rohos Key Logon tersebut pada komputer.


Jadi masalah utamanya ialah ada pada flashdisk itu sendiri, dimana flashdisk yang kamu gunakan kemungkinan besar sudah kamu hapus isi files kunci pembukanya atau bisa juga kamu tidak mengetahui bahwa files yang telah terinfeksi oleh virus di komputer dapat menyerang files yang ada didalam flashdisk ketika kamu colokan, jadi pada saat kamu ingin menggunakan untuk login, seluruh files kunci yang telah tersimpan pada flashdisk kemudian menghilang, dan tentu saja terjadilah hal seperti ini, dimana kamu terkunci dan tidak dapat mengakses laptop/komputer milikmu.

Nah cara satu-satunya agar kamu dapat mengakses laptop/komputer mu kembali tanpa harus melakukan Wipe Ulang/Install Ulang ialah dengan pergi ke menu Safe Mode, nah jadi disini aku akan jelaskan bagaimana caranya untuk pergi ke menu safe mode, mari ikuti tutorialnya dengan seksama.

Tutorial :

  1. Pada langkah pertama ini pastikan flashdiskmu tetap tercolok.


  2. Jika sudah maka tekan tombol SHIFT pada keyboardmu dengan lama (jangan dilepas).




  3. Nah jika sudah maka restart komputer milikmu dengan mengeclick tombol power lalu pilih restart.



  4. Jika tiba-tiba muncul tombol "Restart Anyway" maka click tombol tersebut untuk melakukan restart.
  5. Nah disini tetap tekan tombol SHIFT hingga muncul halaman repair.
  6. Jika kamu sudah berada pada halaman repair seperti pada gambar dibawah ini maka lepaskanlah tombol SHIFT yang telah kamu tekan dari tadi tersebut, kemudian disini pilih "Troubleshoot".



  7. Setelah itu disini pilih "Advanced Options".



  8. Setelah itu pilih menu "Startup Settings".



  9. Jika disini click tombol "Restart".



  10. Maka kamu akan ter-restart, tunggu beberapa detik hingga muncul sebuah menu.



  11. Setelah te-restart disini kamu akan melihat daftar pengaturannya, disini tekan tombol dengan angka 5 pada komputermu.





  12. Maka komputer akan ter-restart dengan sendirinya kembali.
  13. Nah sekarang tunggu beberapa menit hingga kamu dibawa ke windows safe mode.



  14. Disini jika kamu sudah berada pada windows safe mode tepat pada desktop bukalah software Rohos Logon Key nya.



  15. Nah pada halaman awal menu Rohos Logon Key nya, disini pilih "Setup Authentication Key".



  16. Kemudian pastikan flashdiskmu sudah tertancap dari awal.
  17. Disini jika sudah maka click tombol "Setup the Key" tersebut maka akan muncul kotak tabel pemberitahuan, disini click tombol "Ok" saja.



  18. Nah sekarang restart kembali laptop/komputer milikmu.



  19. pada saat booting dan masuk ke halaman lockscreen, harusnya halaman lockscreen tersebut terbuka.


  20. Nah disini jika kamu sudah sukses ke desktop tanpa terlock kembali, sekarang buka kembali program Rohos Logon Key nya pada desktop.



  21. Jika sudah disini pada menu Rohos Logon Key nya, pilih menu "Setup authentication key" tersebut.



  22. Nah disini click tombol "Disable" tersebut.



  23. Maka akan ada kotak tabel pemberitahuan disini click tombol "Yes" saja.


  24. Nah jika sudah maka click tombol "Ok".



  25. Setelah itu close pengaturannya.



  26. Sekarang bukalah menu "Options".


  27. Disini ikuti settingan seperti pada gambar dibawah ini, jika sudah maka click tombol "Ok".



  28. Nah disini close program Rohos Logon Key nya, dan sekarang kamu boleh mencabut flashdisk yang kamu miliki tersebut.
  29. Nah jika sudah maka restart laptop/komputer milikmu untuk menyimpan perubahan.
  30. Jika sudah maka enjoy.

Penutup


Nah mudah sekali bukan ? ya tentu saja mudah, tutorial ini sudah aku buat lebih detail agar kamu yang awam dapat mengikuti tutorial ini step by step, semoga bermanfaat.