3 Penyebab Data (D:) Terhapus Pada Saat Install Ulang

3 Penyebab Data (D:) Terhapus Pada Saat Install Ulang



Apakah kamu sering melakukan tahap install ulang? dan apakah pada saat install ulang data pada drive D: milikmu terhapus?, Jika iya maka mungkin ada beberapa sebab atau faktor yang mendasar kenapa data tersebut dapat terhapus pada saat instal ulang. 

Nah dibawah ini aku merangkum beberapa penyebab utama bagaimana anomaly tersebut bisa terjadi. Penasaran? Langsung saja ke pembahasannya kali ini :

1. Ketidaksengajaan


Faktor utama ini paling simple sekali. karena memang faktor inilah yang menjadi penentu kenapa drive D: banyak terhapus. 

Anggapannya kamu tidak mengetahui yang mana drive D: milikmu pada saat install ulang berlangsung. Semua drive diperlihatkan dengan size yang berbeda, nah dari hal inilah kamu akan terlihat bingung. 

Cara paling ampuh ialah dengan selalu melakukan check sebelum instal ulang, berapakah size atau ukuran dari drive yang kamu miliki, jika sudah tau maka kamu dapat mengantisipasi drive mana yang kemungkinan Drive D : dan drive mana yang kemungkinan drive C:

2. Bedanya Type Flashdisk Dan Type Komputer


Didalam dunia windows sendiri ada 2 type. Yaitu GPT dan MBR. nah jika type flashdisk itu type MBR dan Komputer/laptop milikmu sudah bertype GPT. Maka ketika pada saat install ulang. Windows akan memberikan peringatan bahwa data dari flashdisk yang menjadi bootable tersebut masih bertype MBR (type lama) yang mana type flashdisk itu haruslah menggunakan installer dengan type GPT (type yang baru).

Disini cara satu satunya jika sudah seperti itu ialah, kamu atau tukang install ulang dapat mengubah type komputernya menjadi bertype MBR dan efeknya seluruh data yang tersimpan pada partisi atau harddisk akan terhapus akibat dari perubahan tersebut, (nah inilah yang jadi penyebabnya).

Sebenarnya jika komputer atau laptop kamu masih bisa diakses masuk kedalam desktop, kamu dapat mengubah type windows milikmu sesuai dengan type data windows yang ada pada flashdisk yang telah menjadi bootable tersebut.

Atau bisa juga pada saat awal ingin membuat installer pada rufus. Kamu dapat menyetting atau mengatur type installer tersebut sesuai dengan type windows milikmu. 

3. Menginstall Ulang Tidak Melalui BIOS Tanpa Bootable maupun DVD Install Ulang


Ini bisa saja terjadi, ketika kamu melakukan instalasi langsung pada desktop dan bukan melewati BIOS maka kebanyakan data sebelumnya pada data D: akan terhapus secara otomatis,  nah karena kamu hanya dapat menghapus data D: sebagai tempat files data windows hasil instalasi tersebut berada maka jadinya drive C: lah yang tidak dapat terhapus, dan yang terhapus ialah Drive D: itu sendiri.

Nah mungkin itu saja penjelasan aku mengenai penyebab kenapa data D: pada windows milikmu bisa terhapus pada saat sesi install ulang,  Ada juga yang tiba-tiba meminta seluruh partisi dikosongkan baru bisa melakukan tahap instalasi windows. 

Setidaknya sekarang kamu sudah tau beberapa penyebab dasarnya. jadi kedepannya kamu tak perlu khawatir lagi dan bisa mengantisipasi jika ingin menginstall ulang. Meskipun kamu sudah tau. Kamu tetap harus melakukan backup data juga. itu dilakukan agar kamu memiliki backup cadangan jika sewaktu waktu kamu lupa dengan penyebab hilangnya data D: milikmu atau mencegah terjadinya hilangnya data files penting yang ada pada Data D: tersebut.