Cara Mengunci Port USB di Windows Supaya Flashdisk Tidak Terbaca
Apabila laptop atau komputer milikmu tidak menginginkan file yang ditransfer dari flashdisk atau perangkat lain secara sembarangan, atau apabila kamu ingin melindungi file penting yang telah dibuat dengan susah payah, seperti skripsi, dari kemungkinan disalin oleh orang lain, tutorial ini dapat menjadi solusi yang tepat.
Dengan menggunakan software sederhana namun efektif, kamu dapat memblokir flashdisk, flashdrive, hard disk eksternal, maupun SSD yang tersambung ke laptop atau komputer, dengan demikian, apabila seseorang berniat menyerahkan file yang mungkin tidak mereka ketahui mengandung virus, software ini memungkinkan kamu untuk memblokir akses tersebut terlebih dahulu, selain itu, file penting yang tersimpan pada laptop atau komputer kamu juga dapat terlindungi dari akses flashdisk asing.
Sistem ini bekerja secara cepat dan otomatis, saat program dijalankan, software akan memutus koneksi flashdisk secara instan, sehingga perangkat penyimpanan tersebut tidak akan terdeteksi oleh sistem, dengan demikian, file asing atau yang berpotensi berbahaya tidak akan dapat mengakses komputer.
Tutorial ini disusun dengan langkah-langkah yang sederhana dan jelas, sehingga kamu dapat langsung mengimplementasikannya, dengan menerapkan metode ini, keamanan laptop atau komputer kamu dari virus, malware, maupun akses file yang tidak diinginkan akan lebih terjamin.
Tutorial :
- Pada langkah pertama ini, pastikan kamu telah mendownload aplikasinya disini.
- Jika sudah maka disini tunggu hingga filesnya muncul.
- Setelah itu download seperti biasa.
- Setelah itu extract files yang telah kamu download tersebut.
- Disini akan ada 2 versi x86bit dan x64bit, nah jalankan sesuai dengan bit yang sama seperti bit pada laptop atau komputer milikmu.
- Jika sudah maka akan muncul kotak tabel UAC (User Account Control), click tombol "Yes" saja.
- Nah disini akan ada 3 menu fitur :
1. Fitur yang pertama yaitu "Allow Read & Write", fitur ini merupakan fitur pabrikan, yaitu jika flashdisk dicolokan maka akan bisa dibuka dan files didalamnya bisa di edit (cut, copy, rename, paste).
2. Fitur yang kedua yaitu "Allow and Read Only", dimana dengan fitur ini kamu hanya bisa melakukan mode reading, ketika flashdisk dicolokan pada laptop atau komputer, si pemilik flashdisk masih bisa membukannya, akan tetapi ia tidak akan bisa memindahkan,mengkopy,mempaste,me-rename files yang berada didalamnya, murni hanya bisa melihatnya saja.
3. Fitur yang ketiga yaitu "Block USB Storage Device", dimana dengan fitur ini ketika flashdisk di colokan pada laptop atau komputer milikmu, si pemilik flashdisk tidak akan melihat pemberitahuan flashdisknya sudah sukses tercolok, lalu tidak akan ada logo indikator flashdisk pada MyComputer, istilahnya flashdisk seolah-olah rusak. - Nah disini pilih opsi yang ke 3 untuk menghilangkan eksistensi flashdisk dari laptop atau komputer milikmu.
- Setelah itu click tombol "Apply Changes".
- Nah sekarang restart laptop maupun komputer milikmu, harusnya perubahan tersebut berhasil.
Penutup
Demikian tutorial mengenai cara memblokir flashdisk atau perangkat penyimpanan eksternal pada laptop atau komputermu, dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat memastikan file-file penting tetap terlindungi dari akses yang tidak diinginkan, serta mencegah masuknya file asing yang berpotensi berbahaya seperti virus atau malware.
Metode ini sangat praktis dan fleksibel, karena kamu tetap dapat mengembalikan fungsi normal perangkat kapan saja dengan memilih fitur "Allow Read & Write" dan menerapkan perubahan melalui tombol Apply Changes.
Dengan demikian, keamanan data kamu akan lebih terjaga, sekaligus memberi kontrol penuh terhadap perangkat penyimpanan yang tersambung ke sistem, semoga tutorial ini bermanfaat dan memudahkan kamu dalam menjaga privasi serta keamanan file di laptop atau komputer.



