Tutorial Cara Memperbaiki DJI Osmo Pocket 1 & 2 Yang Tiba - Tiba Blank Dan Gimbal Stuck Saat Di Hidupkan

Tutorial Cara Memperbaiki DJI Osmo Pocket 1 & 2 Yang Tiba - Tiba Blank Dan Gimbal Stuck Saat Di Hidupkan


Masalah pocket gimbal memang tidak ada habisnya, meski kamera pocket gimbal merupakan kamera paling revolusioner, mudah dibawa, kecil dan bahkan memiliki kualitas gambar yang lebih baik dari kamera hape mid end android pada umumnya, namun dibalik ke indahannya tersimpan memiliki beberapa kelemahan, faktanya kamera pocket gimbal juga memiliki beberapa kelemahan yang kadang dialami sebagian besar oleh pemilik kamera pocket gimbal itu sendiri.

Sumber : youtube.com/@FujiboHeavy/shorts

Mulai dari screen/layar menjadi blank hitam ketika di hidupkan, tombol power harus di tahan terus menerus agar dji pocket osmo 1 atau 2 tetap hidup, pada saat di hidupkan pocket gimbal menjadi bergoyang cepat seperti tersangkut.

Nah beberapa masalah itu mungkin kamu alami dan tentu saja masalah tersebut tidak akan menghilang dengan sendirinya, nah dibawah ini aku akan memberikan beberapa penyebab mengapa itu bisa terjadi, nah setelah itu barulah aku akan memberikan cara mengatasinya.

Penyebab :

Penyebab dari dji osmo pocket 1 dan 2 yang rusak ini beragam, dan tentu saja akan aku jabarkan :

1. Kabel Charger Dji Osmo Pocket 1 & 2 Sudah Rusak


Kabel charger bawaan pada DJI Osmo Pocket 1 maupun 2 memiliki peran penting dalam memastikan proses pengisian daya berjalan optimal, jika kabel tersebut mulai rusak, baik karena patah di ujung, serabut terkelupas, atau konektor sudah tidak stabil, daya yang mengalir dari adaptor ke perangkat akan berkurang drastis. Alhasil, baterai tidak menerima suplai daya yang semestinya.

Dalam kondisi seperti ini, proses pengisian bisa menjadi sangat lambat, terputus-putus, bahkan gagal total, jika dibiarkan terlalu lama, hal ini tidak hanya menghambat pemakaian perangkat, tetapi juga dapat memengaruhi performa baterai secara signifikan. Baterai yang terus-menerus menerima daya tidak stabil berisiko mengalami degradasi lebih cepat, kapasitas menurun, dan ketahanan pemakaian pun ikut merosot. Oleh karena itu, mengganti kabel charger yang rusak sangat disarankan agar pengisian daya tetap stabil dan kesehatan baterai tetap terjaga dalam jangka panjang.

2. Baterai Dji Osmo Pocket Sudah Kembung Dan Tidak Dapat Menyimpan Daya


Jika baterai DJI Osmo Pocket 1 maupun 2 sudah mulai mengalami pembengkakan (kembung), biasanya akan muncul beberapa tanda fisik yang cukup mudah dikenali, salah satu indikator paling umum adalah bagian casing depan yang mulai terangkat atau terbuka sedikit, seolah tidak dapat menutup rapat seperti kondisi normal, pada beberapa kasus, casing bagian depan juga terlihat menggelembung atau menonjol lebih besar dari bentuk seharusnya, menandakan adanya tekanan dari dalam perangkat.

Pembengkakan baterai ini terjadi karena penumpukan gas di dalam sel baterai akibat degradasi atau kerusakan internal, meskipun awalnya terlihat seperti perubahan kecil pada bodi kamera, kondisi ini sebenarnya cukup berbahaya, jika dibiarkan, baterai yang kembung bisa merusak komponen internal lainnya, mengganggu kinerja perangkat, bahkan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, oleh karena itu, apabila tanda-tanda seperti ini mulai terlihat, sangat disarankan untuk segera menghentikan penggunaan dan mengganti baterai atau membawa unit ke tempat servis resmi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

3. Mesin Overheat Karena Merekam Terlalu Lama Menggunakan Fitur 4K


Resolusi 4K memang menawarkan kualitas gambar yang sangat tajam dan detail, tetapi perlu kita akui bahwa kamera sekecil DJI Osmo Pocket 1 maupun 2 memiliki keterbatasan dalam menangani panas, saat fitur 4K diaktifkan, perangkat harus memproses jumlah piksel yang jauh lebih besar dibandingkan resolusi rendah, jumlah piksel yang rapat, bitrate tinggi, serta penggunaan frame rate yang lebih besar membuat prosesor dan komponen internal bekerja jauh lebih keras.

Akibatnya, suhu perangkat akan terus meningkat seiring durasi perekaman, pada penggunaan yang berlangsung berjam-jam, panas tersebut akan menumpuk karena bodinya yang kecil tidak memiliki ruang cukup untuk pembuangan panas yang efektif, hal ini membuat Osmo Pocket 1 & 2 cenderung menjadi sangat panas saat melakukan perekaman 4K dalam waktu lama, kondisi ini wajar secara teknis, tetapi tetap perlu diperhatikan karena panas berlebih dapat memengaruhi performa, membuat perangkat menurunkan kualitas (thermal throttling), bahkan memicu pesan peringatan overheating.

4. Dji Osmo Pocket 1 & 2 Tidak Dipakai Dan Disimpan Dalam Ruangan Yang Dingin 


Suhu memang memiliki pengaruh besar terhadap kinerja dan keawetan sebuah perangkat elektronik, hal ini bukan hanya berlaku pada suhu panas, tetapi juga suhu yang terlalu dingin, ketika kamu memakai perangkat elektronik di ruangan ber-AC dengan temperatur rendah, terutama di kisaran 21 derajat ke bawah, perubahan suhu ekstrem antara kondisi ruangan dan suhu internal perangkat dapat memicu munculnya embun atau kondensasi.

Fenomena ini terjadi karena udara dingin membuat permukaan perangkat menjadi lebih cepat menurunkan temperatur, saat perangkat yang sebelumnya panas atau hangat dimasukkan ke ruangan yang sangat dingin, uap air di udara akan mengembun dan menempel pada bodi maupun komponen internal, embun ini bisa menimbulkan berbagai masalah, seperti lens fogging pada kamera, konektor yang mulai tidak stabil, hingga risiko korsleting jika kelembapan masuk ke bagian elektronik yang sensitif.

Selain itu, kondensasi yang sering terjadi dapat mempercepat korosi pada komponen kecil di dalam perangkat, yang dalam jangka panjang bisa menurunkan performanya.


Nah dari sekian penyebab diatas dapat kita simpulkan bahwa beberapa masalah yang terjadi ditimbulkan oleh beberapa hal dan rusaknya bagian komponen yang penting, nah dibawa ini aku akan memberikan beberapa solusi bagaimana cara mengatasinya jika itu memang benar - benar terjadi, mari kita bahas bersama.

1. Berikan Thermal Pasta


Memberikan thermal pasta pada prosesor atau GPU di dalam DJI Osmo Pocket 1 maupun 2 yang mengalami masalah panas berlebih dapat membantu menurunkan suhu secara signifikan, thermal pasta berfungsi sebagai media penghantar panas antara chip dan permukaan heatsink atau bodi logam yang bertugas membuang panas, jika thermal pasta bawaan sudah mengering, retak, atau kualitasnya menurun, perpindahan panas menjadi tidak optimal, akibatnya, suhu komponen internal akan meningkat lebih cepat ketika kamu merekam video, terutama dalam resolusi tinggi seperti 4K.

Dengan mengganti atau mengoles ulang thermal pasta menggunakan pasta berkualitas baik, panas dapat disalurkan lebih efektif ke permukaan penyalur panas, sehingga prosesor dan GPU tidak bekerja pada suhu ekstrem, meskipun perbaikan ini tidak akan membuat perangkat menjadi dingin sepenuhnya, setidaknya dapat mengurangi kenaikan suhu yang berlebihan, memperlambat terjadinya overheating, dan menjaga performa tetap stabil lebih lama.

Namun, perlu diingat bahwa proses pembongkaran DJI Osmo Pocket termasuk cukup rumit karena desainnya yang kompak, jika tidak memiliki pengalaman membongkar kamera portabel atau perangkat kecil, sangat disarankan untuk membawa unit tersebut ke teknisi profesional agar pemasangan thermal pasta dilakukan dengan benar dan aman, tanpa merusak komponen internal yang sensitif.

2. Ganti Kabel Charger


Jika dugaan awal mengarah pada kerusakan kabel charger, langkah paling sederhana yang bisa kamu lakukan adalah mencoba menggantinya dengan kabel charger yang baru, terutama kabel original atau kabel berkualitas tinggi yang memang kompatibel dengan DJI Osmo Pocket 1 & 2, kabel bawaan yang rusak biasanya ditandai dengan pengisian daya yang terputus-putus, tidak stabil, atau sama sekali tidak mengalirkan arus.

Setelah mengganti kabel, lakukan pengujian dengan cara menghubungkan Osmo Pocket ke adaptor charger seperti biasa. Perhatikan apakah perangkat mulai mengisi daya, apakah indikator pengisian muncul, atau apakah proses charging berjalan lebih stabil dibanding sebelumnya, jika setelah mengganti kabel ternyata daya dapat masuk dan pengisian kembali normal, maka dapat dipastikan bahwa kerusakan memang berasal dari kabel lama yang sudah tidak mampu menghantarkan arus dengan baik.

Namun, jika setelah mengganti kabel tidak ada perubahan sama sekali, misalnya perangkat tetap tidak merespons, indikator tidak menyala, atau proses charging tetap gagal, maka kemungkinan besar terdapat penyebab lain, hal itu bisa berasal dari kerusakan pada port USB perangkat, masalah pada adaptor charger, baterai internal yang sudah bermasalah, hingga kerusakan pada sirkuit pengisian daya di dalam Osmo Pocket, pada tahap ini, kamu perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut atau membawa perangkat ke teknisi profesional agar masalah dapat terdiagnosis dengan tepat.

3. Ganti Baterai


Jika kamu mendapati bahwa bagian casing depan DJI Osmo Pocket 1 atau 2 terlihat mengembung atau tidak menutup rapat seperti biasanya, maka itu merupakan tanda serius yang tidak boleh diabaikan. Casing yang terangkat atau mengembung biasanya menandakan bahwa baterai internal mengalami pembengkakan (swollen battery), kondisi ini terjadi ketika sel baterai di dalam perangkat mengalami kerusakan, entah karena usia penggunaan yang sudah lama, sering terpapar panas berlebih, atau adanya kegagalan pada sistem pengisian daya.

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah membuka perangkat secara hati-hati dan memeriksa kondisi fisik baterai, jika baterai terlihat menggembung, keras, atau berubah bentuk, maka hampir bisa dipastikan bahwa itulah sumber masalah utama yang membuat Osmo Pocket tidak berfungsi dengan normal, baterai yang mengembung tidak hanya mendorong casing hingga membuka, tetapi juga bisa merusak konektor internal, modul kelistrikan, bahkan dapat berpotensi bocor atau meledak jika terus dipaksakan.

DJI Osmo Pocket memiliki sistem perlindungan otomatis yang dirancang untuk menonaktifkan perangkat ketika mendeteksi adanya anomali pada baterai, terutama ketika voltase tidak stabil atau baterai berada dalam kondisi berbahaya, akibatnya, perangkat bisa tiba-tiba mati, tidak merespons ketika di-charge, atau tidak mau menyala sama sekali, ini dilakukan agar komponen internal tidak rusak dan untuk mencegah risiko yang lebih besar seperti korsleting atau overheating.

Pada tahap ini, satu-satunya solusi yang benar-benar efektif adalah mengganti baterai dengan unit baru, baterai yang sudah mengembung tidak dapat diperbaiki atau dikembalikan ke bentuk semula, dan sangat berbahaya jika terus digunakan, pastikan kamu mengganti baterai dengan komponen yang asli atau berkualitas, serta memasangnya dengan benar agar daya kembali normal dan perangkat aman digunakan, jika kamu tidak memiliki alat atau pengalaman untuk membongkar perangkat elektronik kecil, sangat disarankan untuk membawanya ke teknisi profesional atau service center agar proses penggantian dilakukan dengan rapi dan aman tanpa merusak komponen lain.

4. Bonus 


Nah jika kamu sudah melakukan ke 2 cara diatas (tidak termasuk membeli baterai), maka kamu dapat menggunakan cara ini, cara ini sebenarnya cukup simple, kamu hanya perlu satu buah charger saja (lengkap dengan batok dan kabelnya), nah kamu bisa memakai charger redmi note 8 yang original, aku tidak bilang harus pakai charger redmi note 8 namun ini yang aku lakukan untuk mengembalikan dji osmo pocket ku kembali ke sediakala.

Nah setelah itu disini kamu hanya perlu charge dji osmo pocket 1 & 2 selama satu jam penuh, dan jika indikator baterai blink berwarna hijau sebanyak 2x dan cepat, maka diamkan terlebih dahulu (itu artinya tahap ini sudah berhasil kamu lalui)

Setelah 1 jam maka coba hidupkan dji osmo pocket 1 & 2 milikmu menggunakan tombol powernya, setelah layar normal menampilkan preview seperti biasa maka lepas tombol powernya (pastikan kamu tidak mencabut chargernya dari dji osmo pocketnya pada saat menghidupkan dji osmo pocketnya sampai tutorial ini selesai karena itulah salah satu kunci utamanya agar dji osmo pocket mu bisa dipakai kembali), nah disini perhatikan, apakah screen atau layar dji osmo pocketnya terlihat menyala normal? apakah gimbal kamera dji osmo pocketnya bergerak dengan normal? jika iya maka sekarang kita ke tahap selanjutnya

Nah pada tahap ini, cobalah untuk merekam menggunakan kualitas 1080p/30 fps, rekam dalam kurun waktu 10 detik, kemudian hentikan dan matikan kembali sebelum penyakit blank hitam atau penyakit lain muncul pada dji osmo pocket 1 & 2 milikmu.

Setelah itu, disini tunggu 20 menit kemudian hidupkan kembali dji osmo pocketnya, nah dalam tahap ini pastikan kamu diamkan jangan merekam terlebih dahulu selama 2 menit, lihat tanda - tandanya, apakah penyakit blank hitam itu muncul atau penyakit lainnya muncul? jika tidak maka coba rekam kembali, tetap menggunakan kualitas yang tadi, namun sekarang cukup 5 detik saja, setelah itu matikan lalu lihat hasil - hasil rekaman yang sudah kamu ambil tadi (harusnya fitur galerinya ada di geser kanan)

Nah di pertengahan kamu menontonnya (minimal menonton selama 5 detik), stop menonton dan cepat - cepat untuk tutup fitur galeri lihat foto/video di dji osmo pocketnya, setelah itu disini matikan kembali dji osmo pocket 1 & 2 nya, lalu biarkan dji osmo pocketnya dicharge sampai 90% - 100%

Jika sudah maka sekarang tinggal tunggu 1 jam kembali.

Nah jika kamu sudah menunggunya sampai 1 jam maka sekarang coba hidupkan kembali, nah disini cobalah untuk melepas kabel chargernya, apakah layarnya masih blank hitam? jika iya maka charger kembali dan tetap charge 1 jam kembali, jika berhasil tidak ngeblank maka sekarang coba rekam menggunakan kualitas yang telah aku sebutkan diatas.

rekam selama 5/10 detik saja, rasakan apakah body dji osmo pocketnya tiba - tiba sangat panas? jika masih dingin maka itu pertanda bagus, disini jangan melihat ke galeri, setiap kamu merekam, jangan lihat hasil yang telah kamu rekam digaleri, langsung matikan dji osmo pocket 1 & 2 setelah selesai merekam sebelum panas atau overheat.

Nah lakukan hal itu sebanyak 2/4x saja, kemudian diamkan (sekarang kamu tidak perlu lagi mencolokan charger kembali ke dji osmo pocketmu, intinya kamu harus lebih peka dengan suhu dan juga timing agar penyakit blank hitam danjuga gimbal stuck tidak muncul) sampai benar - benar tidak berasa panas sama sekali.

Nah setelah itu rekam kembali menggunakan metode yang telah aku berikan tadi, lalu disini ketika selesai merekam, sekarang kita akan menggunakan fitur reset yang telah disediakan dji osmo pocketnya, disini hidupkan kembali dji osmo pocket milikmu, setelah itu swipe dari atas ke bawah, maka akan muncul menu pengaturan, disini tap sekali agar masuk kedalam menu pengaturan, disini swipe dari kanan ke kiri maka kamu akan melihat menu "more" dengan symbol kotak, tap menu more tersebut, disini kamu akan melihat tulisan "reset", nah tap tulisan reset tersebut, maka akan muncul pemberitahuan, disini tap tombol "OK" berwarna merah tersebut.

Nah sekarang tunggu hingga proses resetnya selesai, jika sudah selesai maka sekarang coba rekam kembali, kali ini rekam selama 20 detik.

Jika selama 20 detik kamera pocket gimbalmu tidak merespon adanya blank hitam atau tiba - tiba gimbalnya rusak alias terstuck, maka disini sudah berjalan dengan sukses.

Nah sekarang untuk beberapa minggu kedepan, kamu harus menggunakan kualitas 1080p 30 fps sampai 60fps saja.

Kamu sekarang tidak boleh menggunakan fitur 4K untuk sementara waktu selama kurun waktu 2/3 minggu, nah setelah lebih dari itu maka kamu bisa mencoba mode 4K namun tetap harus dalam batas wajar, kamu tidak boleh melakukannya sampai body kamera pocketmu overheat dengan suhu ekstrem (panas sekali).

Nah jika sudah maka enjoy, dji osmo pocket 1 & 2 mu terbebas dari penyakit tersebut, namun tentu saja ada harga yang harus dibayar, beberapa perubahan terkadang tidak akan bisa berubah karena efek samping dari tutorial ini, misalnya efek samping dari kualitas defaultnya tidak berubah, jadi setiap kamu ingin mencoba menghidupkan dji osmo pocket 1 & 2 milikmu, kualitas default awal akan berada di 1080p/30fps, nah bagi kamu yang memang sudah berada di tahap 4K maka kamu harus mengubah manual.

Lalu ada juga fitur face track otomatis yang hidup menjadi mode default setelah dji osmo pocketnya dihidupkan, namun tentu saja jika kamu sudah melakukan seperti apa yang aku lakukan, tidak skip - skip dan bahkan mengikuti saranku, harusnya dji osmo pocket 1 & 2 yang kamu miliki dapat digunakan sekarang.

Penutup


Pada akhirnya, berbagai masalah yang muncul pada DJI Osmo Pocket 1 maupun 2 memang bisa membuat kita frustasi, apalagi jika muncul tiba-tiba saat ingin merekam momen penting, namun, sebagian besar persoalan tersebut sebenarnya memiliki penyebab yang cukup jelas dan dapat diperbaiki jika kamu tahu langkah yang tepat, mulai dari pengisian daya yang tidak stabil, baterai yang sudah tidak sehat, overheating, hingga kondensasi karena perubahan suhu, semuanya bisa dicegah dan ditangani dengan perawatan yang benar serta sedikit ketelatenan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bukan hanya berpeluang besar memulihkan kondisi pocket gimbal milikmu, tetapi juga membantu memperpanjang umur perangkat agar tetap bisa dipakai untuk waktu yang lama, ingat, DJI Osmo Pocket adalah kamera kecil yang canggih, tetapi juga sensitif. Perawatan yang tepat akan sangat berpengaruh pada performanya.

Semoga panduan ini membantu kamu mengatasi masalah yang sedang kamu alami, jika setelah semua cara di atas kondisi perangkat masih tidak berubah, sangat disarankan untuk membawa unitmu ke teknisi profesional atau service center supaya bisa dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.

Selamat mencoba, semoga pocket gimbal-mu kembali normal dan bisa kamu gunakan untuk merekam momen terbaikmu lagi!